Sebagian besar pabrik memilih 30 hari — cukup untuk menelusuri kejadian yang baru dilaporkan tanpa membuat biaya penyimpanan membengkak.
Kebutuhan ruang dipengaruhi oleh:
Resolusi dan frame rate: 4 MP pada 15 fps memakai kira-kira separuh ruang dibanding 30 fps.
Kompresi: H.265+ menekan ukuran berkas hingga 50% dibanding H.264.
Perekaman pintar: merekam penuh hanya saat ada gerakan menghemat ruang pada area yang jarang dilalui.
Kamera PTZ bisa digerakkan dan di-zoom, tetapi hanya merekam satu arah dalam satu waktu.
Pakai PTZ untuk area luas seperti halaman kontainer, dermaga bongkar muat, atau perimeter pabrik yang dipantau petugas.
Pakai kamera tetap untuk titik yang harus selalu terekam: pintu masuk, kasir, gudang barang jadi, dan ruang panel.
Kombinasi keduanya paling umum — kamera tetap merekam terus, PTZ dipakai untuk memperbesar detail saat ada kejadian.
Video analytics mengubah rekaman pasif menjadi pemberitahuan yang bisa ditindaklanjuti.
Line crossing dan intrusion: memberi peringatan saat ada orang melewati garis atau area terlarang.
Deteksi APD: menandai pekerja yang memasuki area produksi tanpa helm atau rompi.
Pembacaan pelat nomor: mencatat kendaraan keluar-masuk secara otomatis.
Penghitungan orang: memantau kepadatan di kantin dan jalur evakuasi.
Kami menelusuri jalur keluar-masuk barang, area produksi, gudang, dan titik rawan untuk menentukan sudut pandang tiap kamera.
Jenis kamera, resolusi, jalur jaringan, dan kapasitas penyimpanan dihitung sesuai lama rekaman yang ingin Anda simpan.
Pemasangan kamera, penarikan kabel UTP dan fiber, serta konfigurasi switch PoE dilakukan dengan pelabelan jalur yang rapi.
Tampilan ruang monitor, hak akses pengguna, dan notifikasi diatur bersama Anda, dilanjutkan pemeriksaan berkala dan dukungan teknis.
Copyright © 2026 PT Voltrak Kencana Perkasa. All Rights Reserved.